Terima kasih Gubernur Sulteng kepada Menteri Pariwisata

Terima kasih Gubernur Sulteng kepada Menteri Pariwisata

 

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola berterima kasih kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya yang akan memfasilitas adanya penerbangan langsung Tiongkok-Palu yang khusus membawa para wisatawan.

“Pemerintah dan masyarakat Sulawesi Tengah berterima kasih dan sangat terbantu dengan upaya yang sedang dilakukan Kementarian Pariwisata ini,” kata Gubernur Longki Djanggola saat dihubungi di Palu.
Guna meningkatkan promosi destinasi-destinasi wisata di Provinsi Sulteng ke Tiongkok, Kementerian Pariwisata mengajak pemprov setempat untuk menjual obyek-obyek wisatanya melalui platform promosi digital Baidu.
Gubernur menyatakan bahwa upaya peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara yang dilakukan Kemenpar ini akan memberikan efek yang sangat positif kepada industri pariwisata Sulteng.
Melalui platfom Baidu, promosi pariwisata ke Tiongkok ini akan lebih mudah sebab Pemerintah negeri tiri bambu itu tidak memberikan akses kepada google, facebook, dan instagram untuk digunakan oleh rakyatnya.
Karena itu, aplikasi Baidu sangat potensial untuk dijadikan sebagai sarana promosi pariwisata Indonesia yang diunggah sekitar 10 miliar kali oleh penduduk Tiongkok.
Baidu merupakan aplikasi mirip google di Indonesia. Melalui sarana inilah Kemenpar membantu Pemprov Sulteng untuk membuka akses penerbangan langsung untuk kepentingan pariwisata.
“Pemda sangat mendukung langkah ini, dan promosi pariwisata lewat digital sangat membantu dalam meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Sulteng,” tutur Longki.
Apalagi, paparnya, Kepulauan Togean yang terletak di Kabupaten Tojo Unauna telah ditetapkan menjadi salah satu kawasan wisata strategis nasional oleh pemerintah pusat.
Pemerintah Provisi Sulteng telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 25 Tahun 2016 tentang destinasi wisata prioritas yakni Kepulauan Togean, wisata budaya patung megalitikum di Kabupaten Poso dan Taman Nasional Lore Lindu di Kabupaten Sigi dan Poso.

Sumber : Antaranews Sulteng

You might also like

Menjaga Tradisi Gorontalo Sejak Umur 9 Tahun

Di usia yang masih sangat muda, 9 tahun, Hadjriah Abdullah telah mahir membuat kerajinan khas Gorontalo, termasuk kopiah karanji (kopiah keranjang, red). Kesungguhannya dalam menekuni kerajinan anyam berbahan mintu ini,

Keren! Ada Pinisi Pop Up Gallery di Depan Benteng Fort Rotterdam

Makassar – Umumnya Pop Up Gallery yang bersifat sementara hanya bisa dilihat di negara Eropa. Namun, sekarang hadir Pinisi Pop Up Gallery di depan Benteng Fort Rotterdam.Di Makassar, tepatnya di

Togean Ditetapkan Jadi Kawasan Wisata Strategis Nasional

Kepulauan Togean di Kabupaten Tojo Unauna, Sulawesi Tengah, telah ditetapkan menjadi salah satu kawasan wisata strategis nasional oleh pemerintah pusat. “Iya, Togean sudah ditetapkan pemerintah pusat menjadi salah satu kawasan

5 Budaya Gorontalo Jadi Warisan Budaya Tak Benda

(Sumber foto : gorontaloprov.go.id) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui melalui Ditjen Kebudayaan menetapkan lima budaya Gorontalo sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Budaya tersebut yakni Paiya Lohungo Lopoli, Tuja’i, Wunungo,

Rapat Koordinasi Pariwisata Sulawesi “Konektivitas Pariwisata Sulawesi”

  MAKASSAR — Sulawesi sebagai fokus utama pembangunan Kawasan Timur dan Timur Laut Indonesia memiliki potret sumber daya alam, kebudayaan dan bentang landscape yang tidak dimiliki oleh daerah lain di