Pariwisata dan Perikanan Jadi Perhatian Wakatobi

Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) masih tetap fokus mengembangkan dua sektor, yakni pariwisata dan perikanan.

“Kami Pemerintah Kabupaten Wakatobi masih tetap fokus pada pengembangan sektor pariwisata dan perikanan karena kedua sektor tersebut potensinya di Wakatobi cukup besar,” kata Bupati Wakatobi, H Aruhawi Ruda di Wangiwangi, Minggu.

Menurut dia, wilayah Wakatobi satu-satunya kabupaten di Indonesia yang letak geografisnya diapit dua laut besar, yakni Laut Banda dan Laut Folores.

Posisi geografis tersebut, kata dia, membuat Wakatobi memiliki daya tarik luar biasa bagi para wisatawan karena alam bawah lautnya dihuni oleh beragam jenis terumbu karang, ratusan jenis ikan dan biota laut lainnya.

“Oleh karena potensi pariwisata dan perikanan di Wakatobi cukup besar dan menjanjikan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Wakatobi masih terus berkosentrasi mengembangkan kedua sektor tersebut,” katanya.

Ia mengakui dalam mengembangkan potensi pariwisata dan perikanan Wakatobi tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Masalahnya, kata dia, Pemerintah Pusat sejak 1996 telah menetapkan kawasan kepulauan Wakatobi sebagai kawasan Taman Laut Nasional Wakatobi.

“Oleh karena wilayah Wakatobi masuk dalam kawasan Taman Laut Nasional Wakatobi, maka pemerintah dan masyarakat Wakatobi tidak boleh seenaknya mengelola sumber daya perikanan maupun pariwisata di Wakatobi,” katanya.

Setiap penggunaan kawasan di Wakatobi, kata dia, haruslah selalu memperhatikan prinsip-prinsip pengelolaan sumber daya alam lestari dan berkelanjutan.

“Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat Wakatobi eksra hati-hati dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya kelautan dan pariwisata Wakatobi,” katanya.

Sumber: Antarasultra

You might also like

Rapat Koordinasi Pariwisata Sulawesi “Konektivitas Pariwisata Sulawesi”

  MAKASSAR — Sulawesi sebagai fokus utama pembangunan Kawasan Timur dan Timur Laut Indonesia memiliki potret sumber daya alam, kebudayaan dan bentang landscape yang tidak dimiliki oleh daerah lain di

Wisata Sejarah “benteng Otanaha” Ramai Pengunjung

Objek wisata sejarah yang juga merupakan situs cagar budaya “Benteng Otanaha” di Kelurahan Dembe, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo ramai pengunjung saat akhir pekan, Minggu. Pantauan ANTARA, pengunjung yang datang ke

Menjaga Tradisi Gorontalo Sejak Umur 9 Tahun

Di usia yang masih sangat muda, 9 tahun, Hadjriah Abdullah telah mahir membuat kerajinan khas Gorontalo, termasuk kopiah karanji (kopiah keranjang, red). Kesungguhannya dalam menekuni kerajinan anyam berbahan mintu ini,

Kemenpar Promosikan Wisata Unggulan Sulteng

PALU – Kementerian Pariwisata turut serta membantu mempromosikan potensi wisata unggulan yang terdapat di beberapa kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara. Kepala Dinas

Kawanua Night sukses promosikan Sulut di Australia

Konsul Penerangan Sosial Budaya KJRI Perth, Widya Sinedu, menyampaikan bahwa KJRI mengapresiasi upaya Kawanua Perth untuk mempromosikan budaya dan tujuan wisata Sulut. Diharapkan upaya ini bisa membuat wisata Sulut semakin

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply