Mendukung Pengelolaan Teluk Bonde Secara Terpadu dan Berkelanjutan

Kawasan pesisir Teluk Bone memiliki luas 41.837 km2 memiliki fungsi ekologis yang sangat penting, seperti keberadaan terumbu karang, padang lamun, mangrove, laguna sebagai ekosisitem pesisir utama yang memiliki keterkaitan dan interaksi yang erat satu sama lain yang berperan penting sebagai produksi bahan-bahan pencemar, penahan laju abrasi oleh arus dan gelombang laut, dan peredam badai dan tsunami. Tingginya aktifitas pemanfaatan di kawasan hulu maupun hilir di sekitar Teluk Bone, perlu dilakukan pengelolaan secara terpadu dan berkelanjutan dalam mencegah kerusakan lingkungan, dengan langkah dan tindakan nyata dalam mengendalikannya.

Oleh karenanya pada tanggal 7 Mei 2008, lahirlah nota kesepahaman yang ditandatangani bersama oleh Gubernur Sulawesi Selatan dengan Gubernur Sulawesi Tenggara bersama para Bupati/Walikota (15 Kabupaten/Kota) di Kawasan Teluk Bone.

Pengelolaan Teluk Bone ditangani oleh Ditjen Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri RI melalui program dekonsentrasi fasilitasi penguatan pemda dalam pengelolaan dan pengembangan wilayah pesisir laut dan pulau-pulau kecil serta pengelolaan terpadu di wilayah Selat Karimata, Teluk Bone dan Teluk Tomini mulai TA. 2012.

Setelah serangkaian pertemuan sebagai tindaklanjut Nota Kesepahaman Teluk Bone, maka disepakatilah Perjanjian Kerjasama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara pada tanggal 18 Juli 2012 di Makassar, Sulawesi Selatan. Perjanjian kerjasama bertujuan mewujudkan keterpaduan, keselarasan, keserasian dan keseimbangan dalam pengelolaan sumberdaya alam, pesisir dan laut secara terpadu serta sumberdaya lainnya yang saling terkait, memberikan keuntungan, manfaat bersama bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan bersama serta melestarikan fungsi lingkungan ekosistem Teluk Bone. Dalam perjanjian tersebut, Badan Kerjasama Pembangunan Regional Sulawesi ditunjuk sebagai Badan kerjasama daerah dalam pengelolaan dan pengembangan wilayah terpadu Teluk Bone.

Menindaklanjuti perjanjian kerjasama tersebut dilakukan sejumlah pertemuan antara lain :

  1. Rapat pembahasan usulan program/kegiatan pusat, provinsi dan kabupaten/kota dan penyerahan naskah surat perjanjian kerjasama antar Pemerintah Kabupaten/Kota dengan Pemerintah Sulsel tanggal 28 Juni 2013 di Kantor BAPPEDA Sulsel yang diselenggarakan oleh BAPPEDA Sulsel.
  2. Rapat koordinasi pengelolaan terpadu Teluk Bone tanggal 29-31 Agustus 2013 di Hotel Plaza Inn Kendari yang diselenggarakan oleh Bappeda Sulsel.
  3. Rapat persiapan penandatanganan MoU antara Gubernur dengan Bupati/Walikota, pembahasan peraturan bersama Gubernur Sulsel dengan Gubernur Sultra.

You might also like

Orientasi Peningkatan Kapasitas Aparatur Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Daerah Sesuai dengan Perspektif dan Program Nawacita

Kegiatan Orientasi ini dilaksanakan di The 101 Darmawangsa hotel Jakarta pada tanggal 4 – 6 Februari 201+ dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 35 orang terdiri dari Satuan Kerja Perangkat

Mendukung Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia Koridor IV Sulawesi.

Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2010-2025 yang dicanangkan oleh Presiden RI tanggal 27 Mei 2011 dengan strategi utama peningkatan potensi ekonomi wilayah melalui koridor ekonomi, penguatan konektivitas

HUT Provinsi Se Sulawesi

Badan Kerjasama Pembangunan Regional Sulawesi (BKPRS) terdiri atas 6 provinsi yaitu Provinsi Gorontalo didirikan pada tanggal 16 Februari 2001, Provinsi Sulawesi Tengah didirikan pada tanggal 13 April 1964, Provinsi Sulawesi

BIMBINGAN TEKNIS TINGKAT II Sistem dan Metode Pemutakhiran Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan Serta Menyongsong Pemberlakuan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara.

Dalam Undang-undang nomor 15 tahun 2004 pasal 20 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan Negara, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memantau pelaksanaan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan memberitahukan hasil pemantauan tidaklanjut

Temu Kaji Training Web BKPRS

Badan Kerjasama Pembangunan Reional Sulawesi (BKPRS) menyelenggarakan Temu Kaji Training Web BKPRS yang dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2015 bertempat di New Shogun Restaurant LT.2 Jl. Penghibur No.2 Makassar Melalui

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply