Kemenpar Promosikan Wisata Unggulan Sulteng

Kemenpar Promosikan Wisata Unggulan Sulteng

PALU – Kementerian Pariwisata turut serta membantu mempromosikan potensi wisata unggulan yang terdapat di beberapa kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara.

Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah, Siti Norma Mardjanu di Palu, Kamis (5/1/2017) mengatakan, kegiatan promosi wisata unggulan tahun 2017 baik wisata bahari maupun wisata alam termasuk budaya dan kuliner daerah tersebut sebagian dikerjakan Kementerian Pariwisata.

“Untuk tahun 2017 Pemerintah Sulawesi Tengah terbantu karena promosi obyek-obyek wisata unggulan dilaksanakan oleh pemerintah pusat dalam hal ini ditangani langsung oleh Kementerian Pariwisata,” ungkapnya.

Siti Norma mengakui bahwa Sulawesi Tengah tidak memiliki banyak anggaran promosi wisata unggulan tahun 2017 ini, melainkan lebih pada pembenahan infastruktur dan sarana prasarana penunjang kepariwisataan.

Menurut dia, anggaran promosi wisata unggulan, budaya dan kuliner sebagian dipaketkan dengan anggaran kegiatan seperti karnaval budaya, tari-tarian yang dilaksanakan di dalam dan di luar daerah.

“Tetap ada kami anggarkan untuk promosi wisata namun tidak banyak nilainya, anggaran promosi sebagian sudah satu paket dengan kegiatan promosi terlepas dari promosi wisata lewat bandara udara, hotel dan instrumen lainnya,” ujarnya.

KOMPAS/VIDELIS JEMALI Seorang pengunjung berenang di Permandian Salodik di Desa Salodik, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupatan Banggai, Sulawesi Tengah, pada pertengahan Agustus lalu. Permandian ini sangat sejuk dengan air yang masih jernih.

Ketersediaan anggaran promosi wisata saat ini, menurut Siti Norma, jauh lebih baik ketimbang anggaran promosi pada tahun sebelumnya yang nilainya sekitar Rp 200 juta, yang membuat pihaknya sedikit terbatas memasarkan potensi wisata unggulan Sulteng.

Ia menjelaskan tahun 2017 promosi wisata unggulan dilakukan dengan memanfaatkan sistem digital, agar lebih mudah, cepat dan tepat, serta efisien yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan anggaran pemerintah daerah.

sumber: Kompas.com

You might also like

Jokowi Minta Longki Tingkatkan Pembangunan Sulteng dan Kembangkan KEK Palu

JAKARTA, SULTENGEKSPRES — Presiden Joko Widodo mengatakan pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah yang mencapai 9,98 persen, berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang tumbuh 5,02 persen. Ia berharap itu menjadi

Dinas Pariwisata Usulkan 12 Kegiatan Pengembangan Industri Kepariwisataan

Makassar – Dalam hal upaya peningkatan wisatawan di Gorontalo, Pemerintah Provinsi (Pemprov) tetap fokus dan telah mengusulkan 12 perencanaan kegiatan antara lain masuk pada program pengembangan destinasi industri pariwisata. “Ada

Diskominfo Sulsel Fokus Tingkatkan Literasi Sosial Media

“Konten sosial media banyak yang mengandung info hoax, kebohongan, kebencian, ucapan kebencian, caci maki… Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sulawesi Selatan Andi Hasdullah mengatakan pihaknya akan fokus berupaya

5 Budaya Gorontalo Jadi Warisan Budaya Tak Benda

(Sumber foto : gorontaloprov.go.id) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui melalui Ditjen Kebudayaan menetapkan lima budaya Gorontalo sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Budaya tersebut yakni Paiya Lohungo Lopoli, Tuja’i, Wunungo,

Pulau Cinta Gorontalo Gak Kalah Indah dari Maldives

Maldives, mendengar nama ini pastinya pikiran kita langsung dibawa ke indahnya sang surga dunia ini. Tapi kini untuk menikmati keindahan Maldives, kamu nggak perlu pergi jauh-jauh ke sana dan menguras

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply