May 3, 2017 525 Views

Bappenas Harapkan Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo Naik 6,80 Persen

BERITA 1

Gorontalo, – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas RI berharap pertumbuhan ekonomi (PE) di Provinsi Gorontalo bisa tumbuh sebesar 6,46 hingga 6,80 persen di tahun 2018

“Capaian target tersebut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2018 sebesar 5,4 hingga 6,1 persen,” kata Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan di Kementerian PPN/Bappenas Rahma Iriyanti pada musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) tingkat Provinsi Gorontalo, Sabtu.

Untuk mencapai itu, pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo perlu didukung oleh sektor pertanian, kehutanan-perikanan, sektor konstruksi, perdagangan besar-eceran, serta administrasi pemerintahan.

Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu menjaga pertumbuhan pada sektor tersebut, agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo dengan capai target tersebut.

“Jika dilihat dari tingkat kemiskinan, untuk provinsi Gorontalo pada tahun 2018 diproyeksikan sebesar 16,50 persen, dan tingkat pengangguran sebesar 2,50 persen,” urainya.

Sebagaimana arahan dari Presiden di mana pertumbuhan ekonomi di tahun 2018 dapat tumbuh sebesar 5,4 hingga 6,1 persen, maka hal ini tentu menjadi perhatian bersama untuk mencari sumber-sumber pendongkrak pertumbuhan ekonomi tersebut.

Terdapat enam sektor utama yang memiliki sumbangan terbesar terhadap pertumbuhan tersebut, yaitu industri pengolahan terutama non migas, pertanian, perdagangan, informasi dan komunikasi, konstruksi serta jasa keuangan.

Sehingga untuk menindaklanjuti target 2018 tersebut, maka pembangunan akan difokuskan pada tiga sektor prioritas yang akan ditingkatkan perannya terhadap pertumbuhan dan penciptaan lapangan pekerjaan, yaitu industri
pengolahan, pertanian dan pariwisata.

“Sementara untuk konsumsi dan investasi tetap harus menjadi pendorong pertumbuhan,” ujarnya.

Selain spesifik di Gorontalo, secara umum untuk mencapai angka 5,4 hingga 6,1 persen di tingkat nasional, dibutuhkan kontribusi pembangunan wilayah per pulau, dimana Pulau Sumatera diharapkan dapat tumbuh sebesar 5,35, Pulau Jawa 5,63 persen, Pulau Bali-Nusa Tenggara 6,22 persen.

Kemudian pulau Kalimantan 3,59 persen, Pulau Sulawesi tumbuh sebesar 7,83 persen, Kepulauan Maluku 6,10 persen, serta Pulau Papua 6,81 persen

Sumber : (ANTARA GORONTALO) dpp-kkig.org

 

You might also like

10 Perusahaan Beroperasi Di Morowali Industrial Park

Koordinator Media Relation dan Publikasi PT IMIP, Dedy Kurniawan. (www.antarasulteng.com/Fauzi )   “IMIP merupakan perusahaan pengelola kawasan industri pertambangan khususnya bahan mineral nikel” Sepuluh perusahaan beroperasi di kawasan industri yang

110 Peserta PKBL BUMN Kunjungi Industri Kakao

Rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi PKBL BUMN se Indonesia 2016 di Kota Kendari menyempatkan melakukan kunjungan ke sejumlah mitra binaan, salah satunya di perusahaan PT. Kalla Kakao Industri di Kecamatan Ranomeeto,

Presiden Jokowi Resmikan Pelabuhan Perikanan Untia Makassar

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan pengoperasian Pelabuhan Perikanan Untia Makkasar, Sulawesi Selatan, Sabtu (26/11/2016). Presiden Jokowi dan rombongan tiba di pelabuhan yang berada di

Makassar Kumpulkan Investor se-ASEAN Bahas Investasi

JAKARTA – Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan mengundang investor dan wali kota se-ASEAN hadir dalam Makassar Investment Forum 2015 pada September mendatang. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, hal

Gorontalo Gelar Karnaval Karawo 2017

Liputan6.com, Jakarta Provinsi Gorontalo tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya yang memesona. Kain khas Gorontalo juga menjadi daya tarik provinsi yang berada di Sulawesi Tengah untuk menghelat Gorontalo Karnaval Karawo

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply