May 2, 2017 368 Views

2017, Gorontalo Targetkan 30.000 Wisatawan Asing

Pemerintah Provinsi Gorontalo mengincar kunjungan wisatawan asing hingga 30.000 sepanjang tahun 2017. Jumlah tersebut 4 kali lipat dari lawatan turis mancanegara pada 2016 sebanyak 7.000 wisatawan.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Gorontalo, Resma Kabakoran, mengatakan lonjakan kunjungan tersebut diharapkan bisa tercapai berkat program stimulus dari Kementerian Pariwisata. Pasalnya, hingga saat ini belum ada penerbangan internasional langsung ke Gorontalo kendati secara teknis Bandara Jalaludin bisa didarati pesawat sekelas Boeing 737-900 ER.

“Kemenpar mengupayakan penerbangan [internasional] carter, sedangkan kami menyiapkan destinasi wisata dan sejumlah event yang bisa mendatangkan wisatawan,” ujarnya seperti dilansir laman Bisnis.com.

Sebagaimana diketahui, Kemenpar memang memiliki program stimulus untuk membantu daerah-daerah yang memiliki potensi dan kemampuan pariwisata, namun belum maksimal dalam pengembangannya. Salah satu kendala utama dalam pengembangan pariwisata di daerah adalah akses transportasi.

Di Gorontalo, hingga saat ini bahkan belum ada maskapai yang terbang langsung dari Jakarta. Penerbangan ke Gorontalo sejauh ini perlu transit di Makassar maupun Manado. Pemprov Gorontalo sebelumnya sudah berupaya meminta penerbangan langsung ke provinsi Serambi Madinah. Hasilnya, mulai Rabu (13/4/2017), Batik Air bakal terbang langsung dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.

Resma mengatakan penerbangan langsung ke Gorontalo diharapkan bisa mendongkrak minat wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara melawat ke Gorontalo. Tahun lalu, total kunjungan turis ke Gorontalo mencapai 367.000 atau tiga kali lipat dari target sebanyak 120.000.

Kemenpar mengupayakan penerbangan [internasional] carter, sedangkan kami menyiapkan destinasi wisata dan sejumlah event yang bisa mendatangkan wisatawan,”

Menurut Resma, Gorontalo tengah menyasar turis asing dari China sebagai pangsa pasar yang paling potensial. Pasalnya, saat ini kunjungan turis China diakui mengalami peningkatan signifikan berkat adanya rute penerbangan Manado-Gorontalo yang hanya memerlukan waktu tempuh 30 menit.

Resma menuturkan, limpahan turis China yang masuk ke Sulawesi Utara bakal menjadi modal penting untuk menarik wisatawan dari negara lain sekaligus menambah pencitraan pariwisata Gorontalo di kalangan turis asing.

Guna menarik wisatawan, Pemprov Gorontalo bakal terus membenahi sejumlah destinasi. Saat ini, Gorontalo memang mengandalkan wisata alam. Pulau Cinta dan penampakan hiu paus di Botubarani menjadi salah dua destinasi yang menarik minat wisatawan. Selain itu, fenomena migrasi 35 spesies burung di Danau Limboto juga menjadi destinasi wisata yang cukup diminati. (*/bio)

Sumber : Bisniswisata.co.id

You might also like

Disbudpar Gencarkan Promosi Kalender Wisata Maros

“Semua potensi wisata budaya dan alam itu terus kami promosikan baik dalam dan luar negeri… Maros, Sulsel (Antara Sulsel) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terus

Wisata Sejarah “benteng Otanaha” Ramai Pengunjung

Objek wisata sejarah yang juga merupakan situs cagar budaya “Benteng Otanaha” di Kelurahan Dembe, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo ramai pengunjung saat akhir pekan, Minggu. Pantauan ANTARA, pengunjung yang datang ke

Sepanjang 2017, Sulut Bidik 3 Juta Turis

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara membidik kunjungan tiga juta turis sepanjang tahun 2017, baik turis domestik maupun mancanegara. Untuk menggaet itu, Sulut berniat menggelar beragam kegiatan wisatawan di samping menggenjot penerbangan

Utusan Parigi Moutong Terpilih Putri Pariwisata Maritim Nasional

“Noorwachida Tombolotutu: prestasi ini sangat membanggakan dan mengharumkan nama daerah” Devi Sri Hardianti yang diutus Kabupaten Parigi Moutong mewakili Provinsi Sulawesi Tengah di ajang pemilihan Putra Putri Maritim Indonesia (P3MI)

BKPRS bertemu dengan Konsulat Australia di Makassar

Badan Kerjasama Pembangunan Regional Sulawesi (BKPRS) telah melaksanakan pertemuan (18/01) dengan Consul General Australia dan Vice Consul yang dihadiri oleh sekretaris Jenderal BKPRS, Para direktur dan staf  di Wisma Kalla

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply