May 2, 2017 512 Views

2017, Gorontalo Targetkan 30.000 Wisatawan Asing

Pemerintah Provinsi Gorontalo mengincar kunjungan wisatawan asing hingga 30.000 sepanjang tahun 2017. Jumlah tersebut 4 kali lipat dari lawatan turis mancanegara pada 2016 sebanyak 7.000 wisatawan.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Gorontalo, Resma Kabakoran, mengatakan lonjakan kunjungan tersebut diharapkan bisa tercapai berkat program stimulus dari Kementerian Pariwisata. Pasalnya, hingga saat ini belum ada penerbangan internasional langsung ke Gorontalo kendati secara teknis Bandara Jalaludin bisa didarati pesawat sekelas Boeing 737-900 ER.

“Kemenpar mengupayakan penerbangan [internasional] carter, sedangkan kami menyiapkan destinasi wisata dan sejumlah event yang bisa mendatangkan wisatawan,” ujarnya seperti dilansir laman Bisnis.com.

Sebagaimana diketahui, Kemenpar memang memiliki program stimulus untuk membantu daerah-daerah yang memiliki potensi dan kemampuan pariwisata, namun belum maksimal dalam pengembangannya. Salah satu kendala utama dalam pengembangan pariwisata di daerah adalah akses transportasi.

Di Gorontalo, hingga saat ini bahkan belum ada maskapai yang terbang langsung dari Jakarta. Penerbangan ke Gorontalo sejauh ini perlu transit di Makassar maupun Manado. Pemprov Gorontalo sebelumnya sudah berupaya meminta penerbangan langsung ke provinsi Serambi Madinah. Hasilnya, mulai Rabu (13/4/2017), Batik Air bakal terbang langsung dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.

Resma mengatakan penerbangan langsung ke Gorontalo diharapkan bisa mendongkrak minat wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara melawat ke Gorontalo. Tahun lalu, total kunjungan turis ke Gorontalo mencapai 367.000 atau tiga kali lipat dari target sebanyak 120.000.

Kemenpar mengupayakan penerbangan [internasional] carter, sedangkan kami menyiapkan destinasi wisata dan sejumlah event yang bisa mendatangkan wisatawan,”

Menurut Resma, Gorontalo tengah menyasar turis asing dari China sebagai pangsa pasar yang paling potensial. Pasalnya, saat ini kunjungan turis China diakui mengalami peningkatan signifikan berkat adanya rute penerbangan Manado-Gorontalo yang hanya memerlukan waktu tempuh 30 menit.

Resma menuturkan, limpahan turis China yang masuk ke Sulawesi Utara bakal menjadi modal penting untuk menarik wisatawan dari negara lain sekaligus menambah pencitraan pariwisata Gorontalo di kalangan turis asing.

Guna menarik wisatawan, Pemprov Gorontalo bakal terus membenahi sejumlah destinasi. Saat ini, Gorontalo memang mengandalkan wisata alam. Pulau Cinta dan penampakan hiu paus di Botubarani menjadi salah dua destinasi yang menarik minat wisatawan. Selain itu, fenomena migrasi 35 spesies burung di Danau Limboto juga menjadi destinasi wisata yang cukup diminati. (*/bio)

Sumber : Bisniswisata.co.id

You might also like

Wisata Sejarah “benteng Otanaha” Ramai Pengunjung

Objek wisata sejarah yang juga merupakan situs cagar budaya “Benteng Otanaha” di Kelurahan Dembe, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo ramai pengunjung saat akhir pekan, Minggu. Pantauan ANTARA, pengunjung yang datang ke

Kepulauan Togean Masuk Nominasi Anugerah Pesona Indonesia

Wilayah Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo UnaUna, Provinsi Sulawesi Tengah, yang terletak di Teluk Tomini, masuk dalam daftar nominasi calon penerima Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2017. “Masuk dalam kategori tempat

Gowa Yakin Malino Beautiful Jadi Destinasi Wisata Nasional

GOWA, BKM -– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus berupaya meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut. Beberapa waktu lalu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan telah meluncurkan program Malino Beautiful.

Taman Budaya Pamerkan Karya-karya Aktual Perupa Sulawesi Tengah

“Kelompok pelukis Mural ini akan menampilkan karya-karya besar menyelimuti dinding gedung pameran yang sarat dengan kritikan sosial”  Palu -Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tengah, kembali memamerkan karya-karya aktual

Disparekraf: Togean Dan Lore Lindu Masuk Riparnas

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sulawesi Tengah, Siti Norma Mardjanu menyatakan, Kepulauan Togean dan Lore Lindu masuk sebagai Rencana Induk Pariwisata Nasional. Siti Norma Mardjanu di Palu, Minggu,

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply